Supplier Daging Sapi Semarang – Jual Daging Steak dan Wagyu Semarang – Daging Impor Semarang

Supplier Daging Sapi Semarang Jawa Tengah

Kami menyediakan berbagai macam daging sapi dan kerbau impor seperti :

  • Sirloin atau Has Dalam
  • Tenderloin atau Has Luar
  • Buntut atau oxtail
  • Iga sapi atau rib
  • Tanjung atau rump
  • Perut sapi atau flank
  • Brisket atau sandung lamur
  • Sengkel atau shank
  • Sampil (chuck)
  • Hati Sapi
  • Paru
  • Urat Mayang

Sebagai supplier daging sapi dan kerbau impor, kami siap melayani pemesanan dalam bentuk kilogram, kwintal, maupun tonase.

supplier daging sapi semarang
Has Dalam
jual daging segar semarang
Has Luar
jual daging murah di semarang
Short Rib
jual daging sapi segar semarang

Anda sebaiknya mempercayakan kebutuhan daging impor kepada kami.

Ini Alasannya :

Supplier Daging Sapi Berkualitas

Kami hanya menyediakan barang yang berkualitas dari segi serat, warna, dan rasa. Dikemas dalam kemasan kedap udara sehingga semua daging sapi impor terjaga kualitasnya. 

Supplier Daging Sapi Dengan Fasilitas Free Ongkir

Kami bisa memberikan subsidi biaya kirim hingga 100% dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Supplier Daging Sapi Paling Murah

Kami bisa memberikan harga yang sangat bersahabat untuk para mitra pemasaran maupun untuk pengusaha restoran, hotel, dan cafe.

Hubungi Kami Sekarang Untuk Mendapatkan Harga Terbaik

Kenali Bagian-bagian Daging Sapi, Menu Olahan dan Cara Memasaknya

CV Mamora

Kenali dahulu bagian daging sapi dan apa saja ciri khasnya agar mampu menjadikannya sebagai olahan yang tepat. Bahkan, setiap sisi dari tubuh hewan ini nyatanya memiliki karakteristik tersendiri.

Misalnya jika saat sedang ingin mengolah daging sapi menjadi rendang. Tentunya bagian yang digunakan pun akan berbeda apabila dibandingkan dengan pembuatan sate, rawon dan juga steak.

Pengetahuan ini juga bermanfaat jika ingin mengetahui harga-harga dari bagian daging sapi itu sendiri. Karakteristik yang berbeda, pasti membuat nilai jualnya pun tidak sama di pasaran.

Biasanya hal ini berdampak pada perbedaan tingkat keempukan dan banyaknya serat yang ada. Tentu ciri khas ini menjadi penentu utama terkait perbedaan harga dari setiap bagian daging sapi.

Has Dalam

Daging has dalam merupakan bagian yang memiliki tekstur empuk dan tidak banyak mengandung lemak. Sisi ini diperoleh dari daerah tulang belakang, tulang belikat sampai persendian pinggul.

Banyak orang menggunakan bagian ini karena memiliki tingkat keempukan yang cukup baik sehingga tidak membutuhkan proses pemasakan cukup lama atau menggunakan suhu tinggi.

Anda sering menjumpai bagian daging ini pada saat sedang memakan atau memasak olahan steak. Menu ini memang memilih sisi daging sapi yang mempunyai tekstur empuk dan cukup lunak.

Apa Saja Ciri-cirinya?

Daging has dalam biasa dikenal dengan sebutan tenderloin. Nama ini diambil dari kata “tender” yang memiliki arti lembut persis seperti teksturnya.

Daging tenderloin mempunyai tekstur yang sangat empuk dan lunak. Bagian ini juga tidak banyak mengandung otot ataupun serat sehingga disukai kebanyakan orang.

Ciri-ciri lainnya yaitu bagian has dalam memiliki bentuk relatif lonjong dan sedikit memanjang. Biasanya masih diselimuti dengan lapisan tipis.

Cara Memasak yang Benar

Tentu Anda sudah mengetahui bahwa bagian daging has dalam ini memang memiliki tekstur yang empuk. Dengan begitu, membuatnya tidak memerlukan waktu lama saat proses pemasakan.

Beberapa teknik memasak yang bisa diaplikasikan pada bagian daging ini adalah dengan steak, bistik, sate dan juga tumisan. Proses pemasakan tersebut memang tidak membutuhkan waktu lama.

Anda juga bisa menambahkan beberapa bahan lainnya, seperti bawang bombay atau sayuran untuk meningkatkan cita rasa dan nilai gizi dari olahan tenderloin ini. Maka dari itu penting untuk memilih Supplier Daging Sapi Semarang sebagi mitra.

Beberapa Resep Olahan

Variasi olahan yang bisa diolah dari daging has dalam pun beragam. Beberapa diantaranya ialah beef teriyaki, tumis daging, cah daging sapi, rawon, sup, empal daging, rendang dan thai beef salad.

Salah satu menu olahan yang terkenal diolah dari bagian daging has dalam adalah sate. Anda bisa membakarnya dengan memberikan bumbu terlebih dahulu beberapa saat agar meresap sempurna.

Salah satu tips saat memasak bagian ini adalah Anda perlu membiarkannya hingga dingin dahulu sebelum memasaknya. Hal ini bisa membuat cita rasanya semakin nikmat dan enak saat disantap.

Kisaran Harga Has Dalam

Mengingat bahwa tingkat keempukan dari bagian daging ini memang sangat baik, membuat harga di pasaran pun juga dibilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan lainnya seperti sirloin atau chuck.

Anda bisa mendapatkan bagian daging has dalam harga sekitar Rp. 70.000 untuk setiap 500 gram. Artinya perlu mengeluarkan uang hingga Rp. 140.000 jika membelinya per satu kilogram.

Beberapa penjual menawarkan harga cukup rendah jika seseorang ingin membelinya dalam jumlah banyak sekaligus. Anda perlu hati-hati dengan hal ini sebab biasanya kualitasnya juga kurang baik. 

Has luar

Berbeda dengan has dalam, bagian luar ini diperoleh dari belakang sapi dan bawah tulang iga sampai ke sisi luar has dalam. Harganya pun juga lebih murah karena masih mengandung otot yang lumayan keras.

Tingkat keempukannya pun masih berada di bawah daging has dalam. Namun, lemak di bagian sisinya membuat cita rasa yang semakin enak dan gurih serta mempunyai tekstur lebih kenyal saat dimasak.

Perlu diketahui bahwa, Anda memerlukan waktu lebih lama saat ingin memasak bagian daging has luar, sebab masih mengandung banyak otot dan serat cukup keras.

Karakteristik Has Luar

Bagian daging sapi has luar biasa disebut dengan sirloin. Banyak orang menyebut dengan istilah tersebut dan terkadang tertukar saat penyebutan dengan tenderloin atau has dalam.

Perlu diketahui bahwa daging ini dijual dalam harga cukup murah jika dibandingkan dengan bagian lainnya. Hal ini disebabkan karena sirloin mengandung banyak otot.

Otot ini menandakan bahwa bagian ini memang seringkali digunakan oleh sapi untuk bergerak. Tidak heran jika daging dari belakang dan tulang iga ini cukup banyak mengandung serat keras.

Bagaimana Cara Memasaknya?

Salah satu olahan paling terkenal dari daging ini ialah steak. Tentunya tingkat keempukan yang dihasilkan akan berbeda jika dibandingkan dengan bagian has dalam.

Namun teknik memasaknya memang membutuhkan waktu lama agar menghasilkan tingkat keempukan sesuai keinginan. Anda bisa meningkatkan suhu pemasakan sehingga prosesnya berjalan lebih cepat

Salah satu tips yang dapat dicoba yaitu memukul-mukulnya terlebih dahulu sehingga merusak jaringan pada dagingnya. Cara ini banyak diterapkan oleh ibu rumah tangga agar lebih empuk.

Aneka Resep Olahan

Beberapa olahan yang dapat dibuat dari sirloin adalah rendang, beef steak, daging kuah teriyaki, soto Betawi, bulgogi, sate daging sapi, sayur asem daging tetelan dan masih banyak lagi.

Kebanyakan olahan dari bagian daging ini memang menggunakan kuah hangat saat memasaknya. Hal ini membuat tingkat keempukannya akan semakin baik pada saat dihangatkan kembali.

Menu olahan yang kering seperti sate atau rendang juga membutuhkan proses pemasakan cukup lama, agar benar-benar memastikan bahwa sirloin sudah empuk dan lunak saat dimakan.

Kisaran Harga Has Luar

Beberapa sumber menunjukkan bahwa kisaran harga dari daging has luar memang berada di bawah dari tenderloin, yaitu sekitar Rp. 100.000 untuk setiap kilogramnya.

Anda juga bisa membeli sirloin dalam bentuk frozen food yang siap untuk diolah menjadi steak. Harganya pun lebih mahal karena sudah dilengkapi dengan bumbu penyedap sebelumnya.

Biasanya harga dari sirloin steak akan dijual dalam kisaran harga. 30.000 untuk setiap 200 gramnya. Anda bisa membelinya di pusat perbelanjaan atau swalayan dan pusat perbelanjaan lainnya. 

Daging dan Tulang Iga

Bagian ini sering dijual sekaligus dengan iga dan berbentuk bulat. Teksturnya pun juga kenyal dan mempunyai ciri cita rasa yang khas sehingga banyak dicari oleh orang-orang saat memasak.

Anda perlu benar-benar memilih bagian ini agar tidak salah pilih dan berakhir memakan daging yang alot. Salah satu tipsnya yaitu pilihlah yang masih muda dan mempunyai lapisan lemak tipis.

Tulang iga dari sapi kebanyakan dikonsumsi dengan kuah santan sehingga lebih nikmat rasanya. Tentu Anda sudah sering menjumpai menu masakan gulai akan banyak menggunakan bagian ini.

Ciri Khas

Bagian ini memang dikenal dengan sebutan iga sapi, meskipun masih banyak mengandung daging di dalamnya.

Selain itu, juga terdapat banyak lemak sehingga kebanyakan orang akan cenderung memanggangnya demi mendapatkan rasa lebih gurih dan nikmat.

Untuk teksturnya sendiri lebih kenyal sehingga tidak membutuhkan proses pengolahan dalam waktu lama. Saat ini, banyak orang menggunakan iga sapi untuk diolah menjadi steak beserta tulangnya.

Cara Memasak Iga

Mengingat bahwa bagian daging ini memang sudah memiliki tekstur kenyal dan cukup empuk, maka membuat proses pemasakan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Jangan pernah memukul-mukul bagian daging ini karena hanya akan merusak tekstur dari tulang yang sudah ada. Cukup potong sesuai selera dan pastikan ukurannya tidak terlalu besar.

Anda bisa memotong tulangnya sesuai keinginan sehingga tidak terlalu besar saat dimasukkan ke panci atau cukup dipanggang saja. Ukuran yang kecil juga membuat proses pematangan akan lebih cepat.

Apa saja Resep Olahannya?

Beberapa resep olahan yang bisa dicoba dari daging dan tulang iga sapi adalah soto daging, gulai daging, sup tulang iga, rib steak, sop konro khas Makassar, iga bakar dan masih banyak lagi.

Banyak orang menggunakan daging ini untuk diolah dengan kuah santan seperti gulai dan soto. Tulang iga menjadi salah satu bagian favorit karena memiliki ciri khas tersendiri saat memakannya.

Anda bisa membuat bakso balungan dengan bagian tulang iga ini. Cukup potong sesuai selera dan tambahkan dengan pelengkap lainnya seperti mie, siomay dan pangsit goreng. 

Kijen atau Paha Depan

Orang-orang biasa menyebutnya dengan chuck. Bagian ini diperoleh dari paha depan dan memiliki bentuk segi empat. Banyak diambil di sisi tulang pundak dekat leher hingga keluar ke daerah punuk.

Memiliki tekstur yang berurat dan kasar sehingga memerlukan waktu lama untuk memasaknya sampai empuk merata. Anda bisa memilih sisi ini karena mengandung banyak kolagen.

Anda bisa menjumpai bagian daging ini di pasar dengan potongan ketebalan tertentu. Setiap penjual akan memotongnya terlebih dahulu sehingga tersedia lebih kecil dari sumber aslinya.

Maka dari itu penting untuk memilih Supplier Daging Sapi Semarang sebagi mitra.

Beberapa Resep Olahan

Bentuk dari Paha Depan

Ciri-ciri dari bagian daging ini adalah mempunyai urat cukup kasar namun banyak mengandung kolagen. Potongan dari chuck sendiri berbentuk dadu dan memiliki ketebalan antara 2 hingga 3 cm.

Bagian ini memiliki banyak jaringan ikat sehingga meningkatkan aroma pada saat memasaknya. Kandungan ini akan meleleh ketika mengalami proses pemanasan

Kandungan kalorinya pun cukup tinggi yaitu sekitar 280 kkal. Kadar protein di dalamnya juga terkandung sekitar 23,3 g sehingga baik untuk dikonsumsi.

Cara Memasak yang Benar

Anda perlu memperhatikan bagaimana cara memasaknya sehingga menghasilkan daging yang empuk dan zat gizinya masih terjaga. Sebab memang cukup alot dan keras.

Saat memasaknya pun perlu waktu yang cukup lama dengan berbagai teknik, seperti boiling, braising dan pan frying. Ketiganya mampu membuat bagian chuck bisa empuk jika diproses secara tepat.

Salah satunya yaitu metode braising dengan merebus daging menggunakan sedikit cairan. Tambahkan beberapa bumbu dapur seperti garam, merica, minyak sayur dan rempah-rempah.

Pilihan Resep Terbaik

Beberapa resep yang dapat dicoba dari bagian daging sapi paha depan yaitu rendang, semur, kari, sup daging, oseng-oseng, bakso, hamburger, abon, empal, kari dan masih banyak lagi.

Anda bisa mengolah bagian ini untuk masakan sehari-hari sebab harganya pun juga cukup murah apabila dibandingkan dengan daging sapi lainnya.

Namun, perhatikan pula bagaimana teknik pengolahannya sebab bagian ini mengandung tinggi kolagen yang mudah rusak saat mengalami proses pemasakan.

Sandung Lamur atau Brisket

Bagian daging berikutnya yaitu brisket atau biasa dikenal dengan sandung lamur. Sisi ini diperoleh dari dada bawah hingga ketiak. Namun, istilah ini hanya digunakan pada anakan sapi.

Potongan dari bagian ini memang sedikit berlemak sehingga cocok diolah dengan kuah hangat sehingga lemaknya akan bercampur ke dalamnya. Alhasil bisa membuat cita rasanya semakin nikmat.

Harganya pun juga tidak jauh berbeda dengan daging has dalam. Anda bisa mendapatkannya sekitar Rp. 120.000 untuk setiap kg. Namun jangan lupa membeli bahan lainnya untuk melengkapi olahan masakan. 

Ciri dari Lamur

Ciri khasnya yaitu mempunyai lapisan lemak keras dan tekstur cukup alot. Sayangnya bagian ini tidak akan meleleh sehingga memerlukan proses pemasakan yang cukup lama agar benar-benar empuk.

Ciri lainnya yaitu masih memiliki warna merah segar dan tidak cepat berubah selama penyimpanan. Anda bisa menggunakan bagian daging ini untuk dihidangkan dengan berbagai menu olahan.

Sandung lamur juga tidak akan menimbulkan banyak bau jika sudah mengalami pembusukan. Hal ini berbeda jauh dengan bagian daging lainnya.

Pilihan Resep Olahan

Beberapa olahan yang bisa diolah dari sandung lamur adalah asam padeh, sup daging, rawon, corned beef, smoked brisket, asem-asem dan tumis cabai hijau.

Anda juga bisa mengolahnya menjadi berbagai jenis masakan dengan kuah bening atau santan sesuai selera. Bagian sandung lamur memang seringkali diolah menjadi olahan berkuah.

Namun, masaklah dengan api sedang dan waktu lama sehingga lemak di bagian daging ini akan sedikit meleleh serta tidak merusak kandungan proteinnya.

Topside atau Paha Belakang

Bagian berikutnya yaitu topside yang diperoleh dari bagian paha belakang. Biasanya juga disebut dengan round karena letaknya berada di sekitar bokong sapi dan menyerupai bulatan saat dipotong.

Anda bisa menjumpai bagian daging ini dijual dalam bentuk lembaran tipis dan lapisan lemak cukup sedikit di setiap pinggirnya. Banyak digunakan untuk menggulung bahan isian seperti steak.

Bagian topside memang dijual dalam lembaran tipis sehingga seringkali digunakan sebagai topping pizza meskipun memiliki tekstur cukup liat.

Ciri-cirinya

Bagian daging ini tidak banyak mengandung lemak dan kandungan zat ini hanya ada pada bagian pinggirnya saja, bahkan cukup tipis.

Kandungan lemak yang rendah membuat proses pemasakan dari daging ini membutuhkan waktu cukup lama, meskipun menggunakan teknik pemanggangan dan pembakaran.

Hal ini membuat bagian daging ini memang cocok diolah dengan proses pemasakan sampai matang, seperti halnya dendeng dan abon.

Resep Olahan

Beberapa resep terkenal yang bisa diolah dari bagian daging ini adalah bistik, bakso, rendang, dendeng dan abon.

Tips untuk memasak bagian daging ini yaitu, jangan mengolahnya menggunakan teknik pemasakan kering seperti memanggang atau membakar. Proses ini kurang optimal untuk membuatnya empuk.

Jangan pernah mencuci saat ingin menyimpannya di dalam kulkas. Hal ini bisa membuat daging menjadi tempat sebagai pertumbuhan bakteri karena basah dan lembab. 

Gandik

Bagian ini didapatkan dari paha belakang paling luar dan dasar. Potongannya pun tebal dan mempunyai lapisan lemak cenderung sedikit sehingga memasaknya pun cukup lama.

Banyak orang menyebutnya dengan istilah kelapa. Jadi Anda tidak perlu kebingungan jika menjumpai dua sebutan bagian daging tersebut di pasar.

Ciri-cirinya yang berbeda dengan bagian daging lain membuat cara memasaknya pun juga tidak sama.

Kenali Ciri-cirinya

Tekstur dari bagian gandik sendiri memang agak kering dan keras karena memiliki serat yang cenderung kasar. Hal ini bisa dirasakan saat memakan bakso urat.

Bagian gandik mempunyai tekstur lebih tebal dan pinggirnya sebab mengandung banyak lemak. Hal ini membuat proses pematangan pun juga semakin lama.

Jangan terlalu menggunakan api yang besar namun ukuran sedang pun sudah cukup. Dengan begitu daging akan matang secara maksimal.

Resep Olahan

Bagian daging ini biasanya digunakan untuk beberapa resep olahan seperti abon sapi, bakso, bistik, dendeng balado, rendang dan lainnya. Pastikan Anda mengolah dalam waktu dan suhu yang tepat.

Teksturnya yang mengandung banyak serat membuat bagian ini memang cocok diolah dengan aneka macam resep pilihan.

Contohnya yaitu abon sapi. Olahan ini juga mengharuskan bagian gandik dipotong secara halus terlebih dahulu. Dengan begitu, saat dimakan pun tidak akan meninggalkan sisa di sela-sela gigi. 

Shank (Sengkel)

Bagian daging ini diperoleh dari sisi depan dan atas kaki sapi. Anda bisa menjumpainya di pasaran dengan bentuk bulat-bulat serta beberapa di antaranya masih menempel tulang di setiap pinggirnya.

Nama sengkel sendiri diambil dari bahasa Belanda yakni Schenkel. Istilah ini dipakai oleh masyarakat Indonesia hingga saat ini untuk menyebut daging yang berada di bagian depan dan atas kaki sapi.

Bagian sengkel memiliki serat yang masih kuat dan kasar sehingga seringkali diolah menjadi bakso urat disertai dengan balungan.

Apa saja Ciri-cirinya?

Bagian sengkel mengandung banyak kolagen. Tidak heran jika daging sapi pada sisi ini menjadi bahan dasar dari pembuatan bakso urat.

Kolagen tersebut bisa meleleh dan bercampur menjadi satu ke dalam kuahnya. Hal ini membuat rasanya semakin gurih.

Banyak orang juga memanfaatkan bagian daging ini pada saat ingin membuat kaldu karena mengandung banyak serat yang masih kasar.

Resep Pilihan

Mengingat bahwa bagian daging ini mengandung banyak kolagen membuat banyak orang mengolahnya dengan kuah hangat saat menyantapnya.

Salah satu menu andalan yang dapat dibuat dari bagian daging ini ialah sop daging. Anda bisa mendapatkan kaldu pada saat merebus sengkel dalam waktu tertentu.

Maka dari itu penting untuk memilih Supplier Daging Sapi Semarang sebagi mitra.

Beberapa Resep Olahan

Anda juga bisa menggunakannya untuk membuat kaldu sop, rawon dan juga soto daging. Ketiga menu tersebut memang memiliki banyak kuah sehingga lebih nikmat saat menikmatinya. 

Flank

Bagian berikutnya yaitu flank atau terkenal dengan sebutan samcan. Daging ini diperoleh dari otot perut. Anda bisa membelinya dalam bentuk datar, panjang dan cukup alot karena masih keras.

Bagian flank ini memang memiliki tingkat keempukan lebih rendah jika dibandingkan dengan daging iga dan has dalam atau luar.

Terkadang, akan menjumpainya dalam potongan cukup panjang sehingga perlu memotong menjadi beberapa bagian yang lebih kecil sebelum mengolahnya.

Ciri dari Flank

Flank memang diperoleh dari bagian perut sapi, dimana tidak pernah digunakan untuk bergerak sehingga memiliki tekstur yang cukup kenyal.

Flank termasuk potongan daging yang masih keras karena diambil dari bagian otot-otot sapi di perutnya. Bagian ini biasanya dipotong menjadi flank steak atau flap steak. 

Bahkan, ada banyak orang luar negeri yang lebih memilih tingkat kematangan medium rare agar mempertahankan tingkat keempukannya saat matang.

Resep Olahan Flank

Daging flank sendiri seringkali dimasak dalam tingkat kematangan half cooked atau rendah. Hal ini dipercaya jika bagian ini dipanaskan terlalu lama akan menyebabkan teksturnya semakin a lot.

Beberapa resep yang bisa dicoba dari bagian ini adalah sate, corned beef, sop, bavette, steak, tumis dan oseng.

Anda bisa memotong tipis-tipis ketika ingin membuat oseng-oseng. Banyak orang akan menerapkan teknik perendaman dengan bumbu cair atau marinasi agar proses pelunakan daging lebih cepat. 

Beberapa Bagian Lain dari Daging Sapi

Selain beberapa jenis di atas, ternyata ada bagian lain yang tidak kalah enaknya. Walaupun terkadang tidak semua orang menyukainya. Mengapa?

Salah satu alasannya yaitu, tidak terlalu banyak mengandung daging. Dengan begitu, sebagian orang terkadang tidak mencampurnya ke dalam menu utama. Apa sajakah itu?

Punuk

Bagian ini diperoleh dari bagian atas sapi yang menyambung dari paha depan hingga punuk. Banyak orang menyebutnya dengan blade sehingga Anda tidak perlu bingung untuk membedakannya.

Bagian tengahnya masih banyak mengandung serat kasar yang mengarah ke bawah. Penyajian dari daging punuk biasanya cocok diolah dengan cara mengukurnya yaitu seperti daging asap atau se’i.

Anda bisa mengolah bagian daging ini tanpa harus mengukusnya dahulu melainkan menggunakan teknik memasak yang lain. Misalnya yaitu merebusnya dalam waktu lama dan suhu tinggi. 

Short Plate

Bagian short plate diambil dari sumber yang sama dengan flank yakni di perut sapi. Tepatnya berada di sisi depan dan di bawah tulang rusuk sehingga umumnya masih ada iga di dalamnya saat dijual.

Potongan ini memang mengandung banyak tulang rawan. Lemaknya pun juga cukup banyak, namun tidak membuat teksturnya lunak dan empuk sehingga membutuhkan proses pemasakan waktu lama.

Berdasar potongan daging ala Inggris, bagian short plate memang termasuk ke dalam brisket. Cara terbaik mengolahnya ialah dengan merebus, menjadikannya kornet, beef bacon dan daging giling. 

Tanjung

Bagian ini seringkali digunakan oleh orang-orang yang ingin membuat sate karena mampu menghasilkan tekstur terbaik saat dibakar. Teksturnya pun juga cukup lunak sehingga enak dinikmati.

Daging bagian tanjung atau rump ini bisa diperoleh dari punggung. Lemaknya pun juga masih tebal namun memiliki tingkat keempukan yang relatif bagus sehingga tidak butuh waktu lama saat diolah.

Teksturnya yang cukup lunak membuat bagian daging ini cocok disantap menggunakan kuah kaldu. Anda bisa mencoba beberapa resep olahan seperti sup, soto dan juga tumisan. 

Buntut

Tentu Anda sering mendengar nama masakan berupa sop buntut. Rasanya sangat enak jika pemakaiannya menerapkan teknik pengolahan yang tepat sehingga daging kenyal dan empuk.

Buntut atau biasa disebut oxtail memang memiliki tekstur yang lembut dan kenyal jika dibandingkan dengan bagian lainnya. Anda bisa membelinya dalam satu kesatuan dan masih cukup panjang.

Proses memasaknya pun memang membutuhkan waktu lebih lama atau suhu tinggi. Hal ini perlu dilakukan demi mendapatkan gelatin dari buntut sapi sehingga rasanya akan gurih saat dihidangkan. 

Pengetahuan akan bagian daging sapi memang perlu Anda ketahui agar bisa menentukan bagaimana cara memasaknya. 

Cara pengolahan yang tepat tentunya akan membuat hasil masakan semakin enak dan nikmat. Tujuan lainnya yaitu menjaga nilai gizi tetap terjaga sampai dikonsumsi.

Masih banyak orang yang menganggap enteng hal ini sehingga zat gizi dalam suatu bahan pangan termasuk daging sapi akan rusak atau bahkan hilang.

Maka dari itu penting untuk memilih Supplier Daging Sapi Semarang sebagi mitra.

agen daging sapi beku