29 Manfaat Teh Hijau Dari Kecantikan Hingga Kesehatan

Manfaat Teh Hijau – Sajian selain kopi ini membuat siapapun tidak bosan untuk menikmatinya. Bahkan, teh hijau juga bisa dihidangkan dalam kondisi hangat maupun dingin.

Pada umumnya teh dikenal dengan warna kuning kemerahan. Tapi varian lainnya dapat berupa teh hijau yang kaya manfaat karena kandungan polifenol, asam amino, enzim dan zat antioksidan lainnya.

Kandungan lainnya juga mencakup potassium, mangan, folat, kafein dan vitamin B yang baik untuk tubuh. Bahkan dengan mengonsumsi minuman teh hijau dapat membantu program diet seseorang.

Saat ini teh hijau sudah banyak dijual di pasaran dengan harga terjangkau dan tersedia dalam isi berbeda. Ada yang dikemas dalam bentuk kantong maupun berupa ekstrak kering dari produk tersebut.

Mengenal Teh Hijau

manfaat teh hijau
photo by: pexels

Teh hijau sudah dikenal secara luas oleh masyarakat di beberapa Negara di Asia termasuk Indonesia. Dapat dikatakan minuman ini merupakan ekstrak dari tanaman daun teh dari genus Camellia Sinensis

Tanaman tersebut dipetik kemudian melalui proses pemanasan demi mencegah terjadinya oksidasi. Pada awalnya teh hijau populer di daratan Taiwan, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan Asia Tenggara.   

Bila diteliti lebih jauh, teh hijau memiliki banyak varian mulai dari Gyokuro, Sencha, Matcha, Genmaicha, Kabusecha, Bancha, Hojicha dan Kukicha. Berbagai jenis minuman tersebut memiliki cita rasa berbeda. 

Selain memiliki keragaman jenis, teh hijau diketahui memiliki banyak kandungan zat yang bermanfaat selama dikonsumsi dalam batas wajar. Hal ini tentunya baik bagi kesehatan tubuh penikmatnya.

Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan

manfaat teh hijau untuk kesehatan
photo by: pexels

Teh hijau dikenal banyak orang sebagai minuman yang memiliki khasiat dan manfaat bagi tubuh penikmatnya. Hasil olahan tanaman ini layak untuk dikonsumsi tentunya dengan kadar normal.

Teh hijau mengandung magnesium, kafein, mangan, asam folat dan vitamin B. Green tea cukup digemari banyak orang karena juga menjadi menu makanan yang nikmat dan populer khususnya di Indonesia.

Konsumsi teh hijau sebaiknya disajikan dalam bentuk minuman dan tidak perlu diolah menjadi perasa minuman maupun makanan. Hal ini dikhawatirkan terdapat senyawa kimia tambahan di dalamnya.

Teh hijau juga memiliki kandungan seperti polifenol dan antioksidan yang tinggi apabila dibandingkan dengan jenis teh lainnya. 

Maka, tidak heran bila minuman tersebut dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan di bawah ini:

1. Mencegah Berat Badan Berlebih

Kelebihan berat badan memang menjadi keluhan tersendiri yang dialami bagi sebagian orang. Dalam hal ini teh hijau dapat dimanfaatkan sebagai minuman pencegah obesitas terkait kandungan zatnya

Bila seseorang sedang menjalankan program diet atau usaha menurunkan berat badan, minuman ini dapat menjadi pilihan tepat. Disarankan untuk mengonsumsi teh hijau sebelum berolahraga.

Teh hijau dikatakan mampu membakar lemak dengan persentase mencapai 17% apabila dikonsumsi sebelum berolahraga. Bahkan dapat mengatasi lemak abdominal yang dapat memicu penyakit lainnya.

2. Meminimalkan Resiko Kanker

Teh hijau memiliki kandungan zat antioksidan yang bermanfaat menurunkan resiko kanker. Penyakit berbahaya ini dapat diderita oleh siapa saja tanpa memandang usia seseorang.

Kanker prostat, payudara dan usus berkembang karena terjadinya kerusakan oksidatif di dalam tubuh. Kandungan antioksidan di dalamnya mampu bekerja dengan baik untuk menangkalnya. 

Di sisi lain, juga memiliki kandungan vitamin K yang berperan dalam mencegah tumbuhnya sel kanker pada saluran kemih atau prostat. Polyphenon E juga dapat menghindari timbulnya sel kanker payudara.

3. Meningkatkan Fungsi Otak

Teh hijau memiliki kandungan kafein yang mampu meningkatkan fungsi otak. Dampaknya tentu membuat seseorang menjadi lebih fokus, konsentrasi dan memiliki kemampuan daya ingat lebih baik. 

Kondisi tersebut bukan tanpa alasan, sebab ketika kafein memasuki jaringan otak, zat tersebut akan menangkal neurotransmitter atau biasa disebut sebagai adenosine.

Apabila kafein tersebut mampu menangkal dengan baik, tingkat konsentrasi neuron dan neurotransmitter seperti norepinefrin maupun dopamine akan merangsang fungsi otak menjadi lebih maksimal.

4. Mencegah Diabetes

Diabetes merupakan kondisi penderita mengalami tingkat kadar gula darah di atas batas normal. Biasanya pengidap diabetes diarahkan untuk menjalani pola dan gaya hidup sehat. 

Teh hijau memiliki dampak besar khususnya dalam menurunkan kadar kolesterol LDL maupun tekanan darah. Berdasarkan beberapa penelitian, porsi mengkonsumsi sebaiknya dilakukan setiap hari.

Kandungan teh hijau diketahui mampu memberikan dampak positif terhadap penderita diabetes tipe 2. Kondisi tersebut terjadi karena mampu mengendalikan tingkat kadar gula dalam darah.

5. Mencegah Penyakit Jantung

Apabila dikonsumsi secara rutin, teh hijau dapat menghindari seseorang resiko penyakit stroke dan serangan jantung. Hal ini karena kandungan antioksidan di dalamnya.

Zat antioksidan dari teh hijau berguna untuk mengatasi kolesterol LDL yang memicu timbulnya penyakit jantung. Keadaan tersebut selaras dengan hasil studi dari European Journal of Preventive Cardiology.

Penelitian tersebut menjelaskan bahwa mengkonsumsi minuman tersebut sebanyak 3 kali atau lebih dalam sepekan, mampu meningkatkan kondisi jantung menjadi sehat secara menyeluruh.  

6. Meningkatkan Kesehatan Mulut dan Gigi

Menjaga kesehatan mulut dan gigi adalah faktor penting karena alat pencernaan ini berperan besar ketika menerima makanan. Teh hijau pada kenyataannya dapat menjaga kesehatan oral manusia. 

Produk ini diketahui mengandung zat katekin yang dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Gangguan kesehatan oral seperti gigi berlubang, terjadinya pembentukan plak perlu ditangani.

Maka konsumsilah secara rutin, karena zat katekin yang dikandungnya dapat membunuh bakteri Streptococcus mutans. Mikroorganisme tersebut memicu timbulnya plak dan resiko gigi berlubang.

7. Membantu Membakar Lemak dari Sel Lemak

Teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini bisa mendukung program diet yang dijalankan oleh penikmatnya. Di sisi lain juga mampu memobilisasi lemak di dalam tubuh.

Mekanisme pembakaran lemak adalah memecah sel lemak lalu hasilnya disalurkan ke sistem peredaran darah manusia. Teh hijau memiliki kandungan kafein dan Epigallocatechin gallate.

Kedua zat tersebut membantu proses pemecahan sel lemak agar dapat dialirkan oleh darah. Sebaiknya mengonsumsi teh hijau dilakukan sebelum berolahraga agar hasilnya lebih maksimal.

8. Meningkatkan Laju Metabolisme di Dalam Tubuh

Metabolisme adalah proses membakar kalori yang berasal dari makanan serta minuman ketika masuk ke dalam tubuh. Proses seperti ini berlangsung di dalam sel-sel tubuh untuk menghasilkan energi. 

Senyawa Epigallocatechin Gallate yang terkandung di dalam teh hijau merupakan kelompok zat katekin. Maka, tidak heran bila laju metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi menjadi lebih baik.

Peningkatan metabolisme tubuh dapat mencapai kisaran persentase antara 3% hingga 4%. Efek tersebut umumnya tidak bersifat tetap karena ditentukan oleh masing-masing individu yang mengonsumsinya.

9. Konsumsi Kalori Menjadi Lebih Sedikit

Program diet akan lebih membuahkan hasil jika seseorang mampu menjaga pola makannya. Teh hijau dengan kandungkan zat katekin mampu membakar lemak secara cepat dan meningkatkan metabolisme.

Setiap 100mg teh hijau mampu membakar sebanyak 9 kalori. Pada suatu penelitian dari Universitas Maryland Medical Center, dibutuhkan setidaknya 2 sampai 3 gelas untuk hasil lebih baik lagi.

Dalam menekan nafsu makan dan mendukung program diet, teh hijau dapat diminum setiap hari. Waktu yang tepat untuk mengonsumsinya adalah pagi hari, sebelum makan siang dan makan malam.

Manfaat Teh Hijau untuk Kecantikan

manfaat teh hijau untuk kecantikan
photo by: pexels

Selain memberi manfaat terhadap kesehatan tubuh, teh hijau turut memberikan dampak positif terhadap kecantikan. Kandungan asam amino, polifenol, enzim dan zat antioksidan berperan penting dalam hal ini.

Dalam memberikan manfaat kecantikan, teh hijau tidak harus dikonsumsi dengan cara diminum saja. bahkan, Anda juga dapat menjadikannya sebuah masker lalu dioleskan ke permukaan kulit.

Anda dapat memanfaatkan kantong teh hijau bekas untuk dijadikan bahan pembuatan masker wajah. Khasiat dari penggunaan ekstrak sari-sarinya mampu meremajakan sel-sel kulit yang mati.

Dampak tersebut dapat terjadi karena kandungan molekul antioksidan EGCG dan vitamin B2 memberi kekencangan pada kulit. Selain itu juga memiliki kegunaan seperti berikut:

1. Membersihkan Noda dan Bekas Luka di Wajah

Berdasarkan penelitian dari Medical College of Georgia pada tahun 2003, konsumsi teh hijau dapat membantu menyembuhkan bekas luka, membersihkan noda dan mengurangi peradangan.

Selain itu dapat membuat kulit menjadi lebih elastis. Informasi tersebut tidak dapat dipungkiri karena kandungan zat antioksidan di dalamnya mampu mendukung perawatan kulit wajah.

Keluhan terhadap flek hitam di wajah dapat diatasi dengan menggunakan kantong teh hijau yang direndam dalam air hangat selama 5 menit. Selanjutnya tempelkan pada wajah selama 20 menit.

2. Mengurangi Lingkaran Hitam di Kelopak Mata

Teh hijau memiliki kandungan zat tanin dan antioksidan untuk mengurangi mata bengkak. Selain itu keluhan seperti mata panda juga dapat diatasi dengan menggunakan ekstrak bahan alami ini. 

Bahkan, bahan ini juga dapat membantu penyusutan pembuluh darah di area lingkaran kelopak mata apabila mengalami pembengkakan atau peradangan. Hal ini karena terdapat kandungan kafein.

Dalam mengatasi lingkaran hitam di kelopak mata dapat menggunakan kantong teh celup. Caranya dengan meletakkannya di sekitar area bawah mata yang mengalami peradangan atau pembengkakan.

3. Meredakan Iritasi dan Kulit Kemerahan

Kandungan polifenol di dalam teh hijau mampu meredakan kulit berwarna kemerahan atau iritasi. Penggunaanya pun juga dipercaya mampu meringankan masalah kulit terbakar sinar ultraviolet. 

Dalam berbagai studi juga menyatakan bahwa teh hijau dapat berpotensi memberi manfaat terhadap penyebab lain dari iritasi kulit seperti rosacea, dermatitis dan psoriasis (kulit kering dan ruam merah).

Sifat anti-inflamasi dari kandungan teh hijau dapat menjadi zat penawar efektif untuk berbagai kondisi dermatologis. Dalam hal ini, bisa membantu meringankan rasa gatal dan dermatitis di permukaan kulit.

4. Dapat Menangani Jerawat

Masalah jerawat yang timbul di wajah seringkali mempengaruhi penampilan. Timbulnya bintik-bintik merah dan rasa perih dapat mengganggu rasa percaya diri bagi penderitanya. 

Teh hijau memiliki sifat antimikroba, anti-inflamasi dan antioksidan untuk mengatasi masalah kulit berminyak dan jerawat di wajah. Kandungan polifenolnya dapat membantu pelepasan kelenjar minyak.

Selain berperan dalam sekresi sebum, zat polifenol juga mampu melawan kuman penyebab infeksi dengan cara merusak membrannya. Reaksi tersebut dapat mencegah timbulnya jerawat akibat bakteri.

5. Dapat Melembabkan Kulit

Di dalam teh hijau terdapat kandungan vitamin E. Manfaat zat tersebut untuk melembabkan permukaan kulit yang kasar. Biasanya ekstrak green tea dijadikan masker agar dapat dioleskan merata ke wajah. 

Sifat antioksidan dan anti-inflamasi dari teh hijau memberikan dampak positif pada kulit wajah sehingga kelembapannya tetap terjaga. Hal ini tentu menghindari tekstur kulit telalu kering maupun kasar.

Dalam membuat masker wajah dari ekstrak teh hijau tidak perlu jumlah yang terlalu besar. Saat ini produk perawatan kulit dengan bahan yang sudah banyak dijual dan mudah ditemukan di pasaran.

6. Mencegah Penuan Dini

Masalah penuaan dini kerap menjadi keluhan bagi para wanita yang ingin merawat kulit wajahnya. Salah satu solusinya adalah menggunakan ekstrak dari bahan teh hijau dengan kaya akan kandungan EGCG.

Antioksidan berupa Epicatechin Gallate dapat meremajakan sel-sel epidermis yang rusak. Kehadirannya mampu memperbaiki dan melindungi sel-sel kulit sehingga tetap terjaga kesehatannya.

Antioksidan EGCG mampu mengatasi kulit kusam. Selain itu, juga dapat meminimalkan tanda-tanda penuaan dini sehingga memberi tampilan lebih cerah dan elastisitas kulit tetap terjaga.

7. Dapat Meminimalkan Resiko Kanker Kulit di Wajah

Antioksidan adalah molekul dengan kemampuannya menangani radikal bebas yang hinggap di dalam tubuh. Senyawa tersebut tentunya dapat memberi dampak buruk terhadap kesehatan kulit.

Radikal bebas berpotensi menyebabkan rusaknya sel-sel epidermis dan dianggap sebagai pemicu timbulnya kanker. Pada teh hijau terdapat antioksidan berupa Epicatechin Gallate

Selain itu juga terdapat molekul antioksidan lainnya yang disebut Epigallocatechin Gallate. Kandungan zat ini mampu menjaga dan melindungi tubuh dari kanker non-melanoma yang menyerang kulit wajah.

8. Bermanfaat Sebagai Toner Kulit

Pada umumnya, definisi toner merupakan produk yang dipakai untuk menyingkirkan kotoran seperti sisa riasan wajah atau minyak yang menempel. Teh hijau dapat dijadikan sebagai toner dari bahan alami. 

Selain fungsinya menghilangkan noda di wajah, toner juga dapat digunakan untuk menghaluskan dan mempersiapkan kulit wajah sebelum menerima perawatan kecantikan berikutnya.

Teh hijau ketika dimanfaatkan sebagai toner dapat mengangkat kotoran atau noda yang menempel di kulit wajah. Selain itu juga dapat menghidrasi dan memperkecil pori-pori di lapisan epidermis.

Manfaat Teh Hijau Sebagai Olahan Makanan

manfaat teh hijau untuk makanan
photo by: pexels

Teh hijau mungkin lebih dikenal sebagai minuman yang sehat dan nikmat. Tapi untuk keperluan kesehatan, dapat dijadikan sebagai masker wajah atau kantong teh untuk mengatasi mata panda. 

Perkembangan zaman yang begitu pesat membuat inovasi hadir dengan memanfaatkan teh hijau menjadi varian kuliner lainnya. Biasanya juga dikenal sebagai minuman kini dapat berupa makanan. 

Makanan olahan dari daun teh hijau memang terlihat unik dari segi penampilan. Warnanya identik dengan hijau. Beberapa orang mengolahnya menjadi puding, bolu, waffle dan jenis makanan lainnya.

Tidak jarang makanan olahan teh hijau mampu menjaring banyak peminatnya. Selain tampilannya yang unik, rasanya juga enak dan punya ciri khas tersendiri dengan beragam manfaat seperti berikut:

1. Matcha Waffles

Makanan berikut ini awalnya begitu populer di Amerika dan Belgia. Bentuknya terbilang unik karena menyerupai batang cokelat dengan luang pori-pori berbentuk persegi. 

Waffle umumnya dinikmati bersama pilihan topping yakni cokelat, madu, stroberi, es krim dan maple. Dalam varian yang lebih unik, kue ini dapat dikreasikan menjadi gabungan warna hijau dan cokelat.

Penambahan teh hijau dalam campuran adonan waffle membuat tampilannya memperlihatkan warna hijau cerah. Bahkan bila tidak ingin ribet, cukup jadikan green tea sebagai sausnya saja.

2. Mie Matcha

Mie pada umumnya dikenal dengan bentuknya yang memanjang dan lunak dapat disajikan dalam berbagai bentuk. Tampilannya pun memperlihatkan warna khas putih, kuning dan kuning keemasan. 

Adonan mie tidak lepas dari penggunaan tepung terigu dan tapioka sebagai bahan utama. Kemudian dilengkapi dengan bahan-bahan lainnya seperti air, garam dan telur bebek. 

Dalam membuat mie matcha, teh hijau dilibatkan dalam adonan ketika membuat mie. Maka tidak heran bila warna tampilannya dominan dengan hijau cerah dan gelap disertai aroma yang khas dan segar.

3. Nasi Goreng Green Tea

Makanan seperti nasi goreng juga dapat melibatkan teh hijau sebagai varian baru dari jenis kuliner tersebut. Tampilannya kali ini memancarkan sesuatu yang khas dengan warna hijau.

Selain unik dari segi tampilannya, nasi goreng teh hijau juga menghadirkan rasa yang berbeda. Cita rasa teh di dalam sajian makanan memberi kenikmatan tersendiri bagi para penikmatnya.

Sajian nasi goreng green tea juga dapat dipadukan dengan pilihan topping seperti telur dadar, kerupuk, daging ayam atau sapi, mentimun, tomat dan beberapa opsi lainnya sesuai selera.

4. Kue Cubit Green Tea

Salah satu jajanan populer di Jakarta adalah kue cubit. Ukurannya terbilang mini dengan diameter sekitar 4 sentimeter. Biasanya makanan ini sering dijajakan oleh pedagang kaki lima di sekitar sekolah.

Campuran tepung terigu dan susu merupakan bahan utama pembuatan kue cubit. Jenis makanan ini dapat diolah dengan berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, mocca, red velvet dan green tea.

Produk kuliner ini dinamakan kue cubit karena saat kondisinya matang, pihak pembuatnya akan menggunakan alat penjepit untuk mengambilnya seolah-olah dikaitkan dengan “mencubit” kue tersebut.

5. Martabak Manis Green Tea

Martabak sudah dikenal dengan pilihan rasanya yang beraneka ragam. Hal ini biasanya berkaitan dengan pilihan topping seperti kacang, keju, pisang, pandan selain tepung terigu, telur dan gula. 

Dalam memberi cita rasa dan aroma yang khas pandan umumnya dijadikan pilihan topping untuk memperlihatkan tampilan martabak dengan warna hijau. Hampir tidak ada bedanya dengan Green Tea.

Martabak manis berbahan teh hijau juga menampilkan warna hijau seperti pandan. Tapi keduanya dapat dibedakan dari aroma dan rasa. Martabak green tea semakin terasa nikmat dengan paduan selai pilihan.

6. Selai Green Tea

Nikmatnya sajian roti bakar tidak lepas dari rasa selai yang dioleskan pada sisi dalam paduan dua helai roti tawar. Mungkin selai kacang, stroberi dan madu sudah lebih dikenal sebagai bagian dari menunya.

Teh hijau pada kenyataannya juga tidak luput sebagai bahan pembuatan selai. Warna dan aroma khas tersaji dalam kemasan botol dan siap untuk digunakan melumuri permukaan roti tawar.

Warna hijau tampak mewakili kandungan selai dari bahan teh hijau. Keunikan rasa, aroma dan tampilannya dapat memberi nuansa baru ketika ingin mencicipinya bersama dengan paduan roti tawar.

7. Brownies Green Tea

Brownies merupakan kue dengan kandungan bahan berupa gula, mentega, telur, coklat yang dilelehkan dan tepung. Semakin lengkap dengan taburan kacang almond di melekat di permukaannya. 

Resep dasar brownies tidak mengalami perubahan sedikitpun. Sesuatu yang membuatnya berbeda adalah penambahan rasa yang bervariasi seperti brownies pisang, blueberry, keju dan lain-lain. 

Penggunaan teh hijau pada brownies juga mempengaruhi tampilannya. Warna hijau identik dengan jenis kue tersebut. Proses pembuatannya melibatkan bahan seperti teh bubuk (bubuk matcha).

8. Donat Green Tea

Sajian nikmat dari kue donat semakin variatif dengan varian rasa di dalamnya. Tampilannya begitu lekat dengan warna hijau di bagian atas permukaan jenis kue nikmat tersebut. 

Dalam proses pembuatannya, bubuk matcha dipakai sebagai bahan utama atau sekedar bahan untuk membuat topping. Keunikan rasa dan aromanya tentu berbeda dengan kue donat original.

Proses pembuatan donat green tea tidak memiliki perbedaan dari produksi donat pada umumnya. Aspek yang membedakannya hanyalah penggunaan teh hijau bubuk sebagai bahan pendukungnya.

9. Puding Green Tea

Puding adalah makanan yang diolah menggunakan bahan berupa jelly, agar-agar atau dapat pula menggunakan campuran kedua jenis bahan tersebut. Penambahan santan atau susu juga diperlukan. 

Tambahan topping untuk puding dapat disesuaikan dengan selera. Pilihannya dapat berupa yoghurt, sari kelapa, aneka potongan buah, susu cair, lelehan coklat, meses dan masih banyak lagi. 

Dalam menyajikan keunikan dari sebuah puding, bahan berupa teh hijau bubuk dapat menjadi pilihan ketika membuatnya. Biasanya warna hijau menjadi ciri khas terlihat dari jenis makanan kenyal ini

 10. Bolu Green Tea

Bolu dalam tampilan warna hijau biasanya dikenal dengan penggunaan pasta pandan sebagai bahan pendukungnya. Rasanya nikmat dan termasuk banyak peminatnya di Indonesia. 

Tampilan warna hijau pada bolu panggang tidak hanya berasal dari pasta pandan saja. Saat ini bubuk green tea memungkinkan pembuatan kue loyang tersebut dengan ciri khas yang berbeda. 

Meskipun tampilannya menyerupai bolu pandan, tapi untuk aroma dan rasa dapat dikenali perbedaannya. Dapat dikatakan bahwa bolu teh hijau juga tidak kalah nikmatnya ketika dikonsumsi.

Manfaat Teh Hijau Lainnya

manfaat teh hijau manfaat teh hijau
photo by: pexels

Teh hijau dikenal memiliki manfaat dalam bidang kesehatan, kecantikan dan kuliner. Berasal dari spesies Camellia Sinensis, tanaman ini pada awalnya diketahui bermula dari daerah pegunungan Himalaya.

Pada umumnya tanaman tersebut tumbuh pada wilayah dengan iklim tropis maupun subtropis. Komposisi kandungan kimianya meliputi gula, protein, tanin, minyak atsiri dan kafein.

Senyawa polifenol dalam teh hijau dapat menentukan kualitas teh sebab selama proses ekstraksi berlangsung, akan menghasilkan rasa, aroma dan warna sesuai yang diinginkan.

Kandungannya yang kaya akan zat antioksidan dan anti-inflamasi memberikan manfaat lain dalam sebuah uji coba atau penelitian tertentu. Hal ini kemudian memunculkan kreasi produk baru seperti:

1. Produk Shampo dengan Ekstrak Daun Teh Hijau

Sampo dipakai untuk menyingkirkan partikel yang melekat di rambut atau kulit kepala penggunanya seperti ketombe dan minyak. Ekstrak daun teh hijau dimanfaatkan dalam membuat produk ini.

Produksi sampo dengan ekstrak daun teh hijau merupakan bagian dari suatu penelitian. Tahapannya mencakup penapisan fitokimia, proses ekstraksi, menentukan formulasi dan uji stabilitas fisik. 

Dalam penelitiam tersebut, kandungan sampo dirumuskan dengan konsentrasi berkelipatan 5% menggunakan ekstrak daun teh hijau. Produk ini pada akhirnya dijual secara legal di pasaran.

2. Produk Pasta Gigi dengan Ekstrak Daun Teh Hijau

Teh hijau bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Melalui sebuah kreasi dan inovasi dari tiga mahasiswi Universitas Gajah Mada. Mereka menjadikan ekstrak green tea sebagai pasta gigi. 

Pada kenyataannya, hasil penelitian dari ketiganya membuahkan hasil dalam memutihkan gigi. Bahkan produk tersebut diberi nama “Gamatop” atau akronim dari Gadjah Mada Tooth Paste. 

Faktor utama yang mendasari ketiganya untuk menggunakan ekstrak daun teh hijau karena terdapat kandungan Epigallocatechin Gallate sebagai molekul antioksidan.

Demikianlah pembahasan terkait dengan manfaat teh hijau dalam berbagai segi. Dalam bidang kesehatan cukup dikenal mampu mengurangi resiko terkena kanker kulit dan obesitas.

Sedangkan dari sisi kecantikan teh hijau dapat mencegah penuaan dini, menghilangkan noda atau flek hitam dan lain-lain. Bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk membuat makanan.

Reseller makanan

Modal 200 ribu sudah bisa jualan